Rencana Alloh SWT, Lebih Baik Daripada Rencana Hamba-Nya

Rencana Allah

Tidak selamanya rencana yang kita buat akan berjalan dengan mulus. Bahkan rencana yang telah dibuat dengan sempurna, dengan perhitungan yang matang belum tentu bisa terealisasi dengan baik.

Kita mungkin telah merencanakan aqiqah mandiri untuk anak tercinta. Mulai dari pemilihan kambing, menyembelihnya sampai memasaknya.

Namun karena berbagai kesibukan, semuanya tidak semudah yang dibayangkan dan direncanakan. Selain keterbatasan informasi dan pengetahuan teknisnya, juga karena kita tidak sepenuhnya berkuasa atas apa yang terjadi dalam kehidupan kita.

Semua kejadian dalam kehidupan ini telah diatur oleh Alloh Subhanahu Wata’ala. Tidak ada satu peristiwa pun di dunia ini yang terjadi di luar penguasaan Alloh Azza Wa Jalla yang menguasai seluruh langit dan bumi. Tiada yang terjadi secara kebetulan, semuanya terjadi dalam rencana-Nya.

“… Dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula)…” (QS Al-An’aam: 59)

Milik-Nya lah segala apa yang ada di langit dan bumi. Sebagai Pemilik dan Penguasa alam semesta, Alloh SWT berhak berbuat apa saja terhadap ciptaan-Nya. Namun hendaklah kita yakini bahwa Alloh yang Maha Penyayang tidak akan berbuat dzalim terhadap para hamba-Nya. Alloh hanya menghendaki kebaikan bagi setiap hamba yang dicintai-Nya.

Bagi yang berhasil mencapai kesuksesan dan mendapatkan apa yang dikehendakinya maka semua keberhasilan itu bisa terjadi atas izin dan ridha Alloh SWT. Bagi yang menemui kegagalan maka tetaplah berbaik sangka kepada-Nya.

“Sesungguhnya Alloh SWT berfirman: “Aku sebagaimana prasangka hamba-Ku kepada-Ku. Aku bersamanya jika ia berdoa kepada-Ku.” [HR.Tirmidzi]

Jika apa yang terjadi tidak sesuai dengan keinginan kita janganlah sekali-kali kekecewaan membuat kita marah dan kemudian menyalahkan takdir yang telah ditetapkan Alloh SWT. Karena pasti selalu ada hikmah yang luar biasa yang ingin Alloh SWT berikan kepada hamba-Nya yang ikhlas menerima semua yang terjadi sebagai ketentuan yang telah digariskan Alloh dalam kehidupannya.

Alloh SWT sebagai Pencipta kita lebih mengetahui apa yang terbaik baik diri kita. Segala apa yang kita inginkan dan yang kita butuhkan Alloh lebih mengetahui dari diri kita sendiri. Karena, segala sesuatu yang kita inginkan, segala sesuatu yang menurut kita baik, ternyata belum tentu baik menurut Alloh SWT.

Apabila seseorang telah berikhtiar dan bertawakal namun belum juga mendapatkan hasil dari apa yang diusahakannya. Bukan berarti Alloh SWT telah murka kepadanya dengan tidak memberikan apa yang diinginkannya. Bisa jadi Alloh SWT yang Maha Berkehendak mempunyai rencana lain dan memberikan ganti dari apa yang kita pinta yang sesungguhnya lebih kita butuhkan. Rencana Alloh SWT pasti lebih baik dari rencana kita.

Sebagai seorang hamba, tugas kita adalah berusaha dan berdoa. Ikhtiar dan tawakkal hanyalah sebuah washilah (sarana) kita untuk mencapai tujuan kita. Selebihnya kita serahkan kepada Alloh SWT. Biarlah Alloh SWT yang menentukan apa yang terbaik bagi kita. Alloh SWT Maha Mengetahui semua hal ghaib yang tidak ketahui, Maha Mengetahui segala peristiwa yang akan datang, Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-Nya.

Takdir Alloh SWT selalu penuh rahasia dan tak bisa kita duga. Semuanya ada dalam rencana-Nya dan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) bahkan sebelum kita diciptakan. Kita patut menjadi hamba yang selalu bersyukur dan ridha atas segala keputusan-Nya.

“Boleh jadi, kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Alloh SWT yang paling mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 216)

Semoga ikhtiar kita dengan mempercayakan rangkaian ibadah sunnah aqiqah melalui catering aqiqah jogja Al-Kautsar untuk putra/putri kita tercinta, penuh barokah dan rahmat Alloh SWT. Allohumma Aamiin.
Back To Top